backup tugas TTKI: alasan milih FTI

Alasan Di Balik Pilihan

Saya mahasiswa Fakultas Teknologi Industri di Institut Teknologi Bandung. Dari sekian banyak fakultas di ITB, saya memilih Fakultas Teknologi Industri. Dalam fakultas tersebut terdapat tiga program studi yaitu teknik industri, teknik kimia, dan teknik fisika. Dari ketiga program studi tersebut, saya berminat untuk masuk program studi teknik kimia. Saya memiliki empat alasan yang mendorong saya masuk Fakultas Teknologi Industri. Alasan pertama saya masuk Fakultas Teknologi Industri adalah inspirasi dari ayah saya. Ayah saya menginspirasi saya untuk memilih Fakultas Teknologi Industri. Beliau adalah lulusan Teknik Industri ITB angkatan 1978. Beliau sering bercerita tentang jurusan teknik industri. Misalnya, ketika keluarga saya sedang melewati perkebunan karet di daerah Sumatra Utara, ayah saya langsung menceritakan bagaimana tanaman karet diolah menjadi ban. Selain bercerita, ayah saya sering menunjukkan saya pabrik dan proses-proses yang terjadi di dalamnya. Dari cerita-cerita beliau, saya merasa tertarik untuk berkecimpung di bidang industri. Bagi saya mengolah bahan mentah menjadi barang siap pakai adalah hal yang menantang sekaligus menarik.

Alasan kedua saya masuk Fakultas Teknologi Industri adalah jurusan tersebut memiliki prospek yang menjanjikan. Dalam fakultas tersebut, mahasiswa tidak hanya diajarkan ilmu seperti kalkulus, fisika, dan kimia tetapi juga cara berpikir yang logis dan efektif. Hal ini membuat mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang diajarkan untuk memecahkan masalah-masalah yang tidak hanya terbatas pada bidang teknologi. Hal tersebut membuat mahasiswa lulusan Fakultas Teknologi Industri bisa bekerja dalam berbagai macam bidang, misalnya di bidang perbankan dan politik. Menurut sebuah survei, sebagian besar insinyur teknik kimia memiliki penghasilan yang tinggi. Pilihan bidang pekerjaan yang luas dan penghasilan yang menjanjikan sungguh menggiurkan.

Alasan ketiga saya masuk Fakultas Teknologi Industri adalah fakultas tersebut lebih cocok dengan keinginan saya jika dibandingkan dengan fakultas lainnya. Pertama, saya ingin masuk fakultas yang mengajarkan sesuatu yang aplikatif dan dapat menghasilkan produk, tidak seperti Fakultas MIPA yang mendalami ilmu saja. Kedua, saya ingin masuk fakultas yang tidak mengharuskan saya terjun ke lapangan, tidak seperti Fakultas Ilmu Teknik Kebumian dan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan. Saya ingin mempunyai pekerjaan yang memungkinkan saya menjadi wanita karier dan ibu rumah tangga pada saat yang sama. Hal tersebut mungkin terjadi jika saya memiliki pekerjaan yang tidak mengharuskan saya pergi ke luar kota selama berbulan-bulan dan meninggalkan keluarga saya.

Alasan keempat saya masuk Fakultas Teknologi Industri adalah keprihatinan saya dengan ironi yang ada di Indonesia. Indonesia begitu kaya dengan sumber daya alam tetapi sayangnya, bangsa Indonesia tidak mampu mengolahnya. Indonesia mengandalkan negara lain untuk mengolahnya. Selain itu, produk olahan yang diolah negara lain dijual ke Indonesia dengan harga mahal padahal bahan mentah yang digunakan berasal dari Indonesia. Saya prihatin melihat hal tersebut terjadi. Dari situ saya berniat untuk memberikan sumbangsih yaitu dengan menekuni teknologi industri agar dapat menguasai pengolahan sumber daya alam. Saya bercita-cita mendirikan pabrik pengolahan karet. Langkah pertama untuk mewujudkannya adalah masuk ke Fakultas Teknologi Industri. Dengan masuk Fakultas Teknologi Industri, saya bisa mempelajari dan mendalami ilmu yang dibutuhkan untuk mempelajari pengolahan karet. Seharusnya sarjana lulusan jurusan teknik, baik teknik kimia, teknik sipil, dan lainnya, tidak melulu harus menjadi pegawai perusahaan atau pegawai bank. Sarjana lulusan teknik seharusnya menggunakan ilmu yang didapatkan selama masa kuliah untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Demikian alasan-alasan yang mendorong saya masuk Fakultas Teknologi Industri ITB. Ada empat alasan yaitu inspirasi yang berasal dari ayah saya, prospek yang menjanjikan, kecocokan dengan keinginan saya, dan keprihatinan saya dengan ironi yang terjadi di Indonesia. Alasan-alasan tersebut memotivasi saya untuk berupaya sebaik-baiknya dalam menekuni teknologi industri. Segala sesuatu dalam hidup tergantung pada pilihan dan saya percaya pilihan saya masuk Fakultas Teknologi Industri adalah pilihan yang tepat untuk hidup saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s