Love you forever

Love You Forever

Love You Forever

A young woman holds her newborn son
And looks at him lovingly.

Softly she sings to him:
“I’ll love you forever
I’ll like you for always
As long as I’m living
My baby you’ll be.”

When I was a kid, my mom got me this book, Love You Forever (I’m thinking every 90’s kid must recognize this book). Buku ini menceritakan tentang cinta tak bersyarat seorang ibu kepada anaknya dan kebiasaannya setiap malam menyanyikan ini kepada anaknya: I’ll love you forever, I’ll like you for always. As long as I’m living, my baby you’ll baby.  Bahkan ketika anaknya udah mulai gede, ngeselin, lalu bertambah dewasa dan udah pisah rumah, si ibu datang dan menyanyikan lagu ini kepadanya malam-malam.

Love You Forever

Love You Forever

Gue emang mellow sih sejak kecil, jadi setiap gue baca ini gue selalu merasa tersentuh melihat betapa tulusnya kasih si ibu kepada anaknya. Dan terlebih lagi ketika keadaan berbalik di akhir cerita, ketika sang ibu sudah tua dan sakit, malah kebalikan. Anaknya yang sudah dewasa menggendong ibunya, sambil menyanyikan lagu yang sama: I’ll love you forever, I’ll like you for always. As long as I’m living, my mommy you’ll be. Buku ini secara halus dan indah melukiskan umur manusia yang terbatas dan tentang hidup: we start as a baby, being cared by our mothers and at the end, it’s the other way around: we care for our parents. Cerita buku ini sederhana tapi melukiskan sesuatu yang besar: cinta tak bersyarat dengan cara yang sangat efektif sehingga mudah dimengerti anak-anak dan juga menyentuh hati orang dewasa. Ketika di umur kepala 2 begini dan baca buku ini lagi sih bawaannya mata berkaca-kaca. Jadi nyadar, begitu waktu cepat berlalu, and before you know it your parents are growing old. :”” Trust me, no matter what age, this book is a must read!

Jadi sebenarnya, ke-inyi minyian hati ini sehingga mengangkat buku kesayangan masa kecil ada dalam-rangka-nya juga. Today, April 13, 2013 is my mother’s 47th birthday.

HAPPY BIRTHDAY MAMA!

I love you forever, I’ll like you as always. As long as I’m living, my mama you’ll be.

Terima kasih sudah mengasihi kami dengan tulus.

Terima kasih sudah mengajarkan kami ketulusan. Meski dunia berkata apa, Mama selalu mengusahakan kebaikan.

Terima kasih atas dukungan yang selalu mengalir dan doa yang selalu dipanjatkan.

Selamat ulang tahun Mama! Bertambah umur, bertambah dewasa dalam iman dan kasih.

Semakin dikuatkan dalam dunia yang semakin tidak menentu. Di mataku, mama adalah sosok wanita tangguh!

Selalu sehat jiwa dan raga dan semoga kehadiran Mama selalu membawa kebaikan dan berkat bagi sesama.

Keep being generous. Because the generous will prosper. Di mataku Mama sudah sering mempraktikkan: “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.” – Amsal 11:24

Maaf aku belum bisa kasih kado apa-apa yang berarti.

But please be sure that it is my lifelong mission to make you happy.

Selamat ulang tahun ya Mama🙂 The Lord bless you and keep you!

Happy birthday to the queen of my heart, Mama <3

Happy birthday to the queen of my heart, Mama❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s