Tentang Melihat Hantu

Do you believe in ghosts? No, I did make this post just because it is October and Halloween is coming up. Gue mengangkat topik ini karena belum lama ini ada diskusi di keluarga gue soal hal ini. After all these years, I finally brought up the topic and asked my family (other than my mom) if they can see the same stuff I do..and boom I found out that my little sister has the same ability, cuma bedanya, dia dari kecil udah mulai bisa and she has more frequent encounters. It was comforting to know that I wasn’t alone.

My 1st encounter with a ghost

Malam itu malam sebelum pindahan ke Bandung. Karena sibuk packing dan cek n ricek gue yang terakhir tidur. Rumah udah gelap. Saat itu gue punya kebiasaan membiarkan tirai jendela terbuka saat tidur. Di sebelah ranjang memang ada jendela yang besar dengan pemandangan halaman, car port dan jalanan yang ketutup gerbang. Like any other night, gue masuk kamar, meregangkan otot dan ganti baju. Autopilot aja gitu, pikiran gue lagi melayang-layang and I was consumed of excitement karena besoknya pindahan ke Bandung coy! Sembari ganti baju, my eyes were fixed on the view beyond my window and I noticed a white figure. Dia lagi jalan di jalan di luar gerbang. Rumah gue di hoek dan jendela gue memandang pas di pengkolan hoeknya. Gue kira walah ngapain cewek tengah malam jalan kaki sendirian. Sembari konsentrasi gue mulai pulih dari kondisi autopilot ganti baju, I noticed weird things. Makhluk itu putih. Putihnya aneh. Bukan putih seperti orang pake kaos putih. Semacam putih yang nggak pekat, dan sedikit luminesce. Lalu cara dia berjalan juga aneh, kalau orang jalan kan ada kombinasi gerakan tangan sehingga jalannya agak mengayun atau paling nggak sedikit naik turun gitulah badannya. Ini makhluk jalannya streamline bener, as if it was floating. Ketika dia lewat mobil dan kehalang, nggak ada bayangan dari jendela mobil itu, dan pas udah nggak ketutup mobil keliatan lagi dan menghilang. I was terrified. Gue mematung selama itu terjadi (ada kali 45 detik) dan selesai itu gue segara nutup tirai, snuggled close to my sister (thank God gue tidur ditemenin adek gue), selimutan dari kaki sampe kepala, dan doa. Rada susah tidur dengan jantung masih deg-degan tapi akhirnya gue tertidur setelah gue paksa. Kejadian berikutnya nggak pernah durasinya selama kejadian pertama, but it occured again dengan bentuk yang berbeda dan posisi berbeda. Bahkan kadang ada suaranya, mostly suara nangis (which I hate. Mending liat daripada denger, sumpah.)

Rule of thumb: don’t freak out

Setelah menceritakan itu ke nyokap paginya, nyokap gue selalu mengulang-ulang perkataan untuk ‘Udah nggak usah takut. Biasa aja.’ dan karena nyokap gue pun mempraktikkan ajarannya, di mana dia suka tiba-tiba out of nowhere bilang dia melihat sesuatu nembus jendela, atau di pinggir jalan but says it as if she saw a neighbor passing by, super cool dan tenang, jadinya I applied the same attitude, meski kadang suka kaget kalau tiba-tiba ada yang keliatan..apalagi kalau kondisi lagi capek. Tapi ya lama-lama jadi biasa sih. Ya udah aja gitu. Ya tapi, se-biasa aja apapun reaksi gue, I still prefer not seeing than seeing. I close my eyes when I get a weird feeling. Beda cerita dengan adek gue. Kemampuan dia muncul dari dia masih kecil. My mom noticed when she was little dia suka tiba-tiba terfokus pada suatu titik, agak melotot, dan nangis jerit-jerit. Kalo kata orang kalo masih bayi emang bisa liat sih ya. Eh ternyata, adek gue mengaku dia masih suka lihat dan dia jadi penakuuuuut banget, ke mana-mana harus ditemani. That’s a challenge for my parents, gimana caranya biar ini anak bisa berani dan lempeng aja gitu. I think coping with an ability like that takes self control and maturity sih, I guess by time my little sister will get used to it.

So is this hocus pocus?

I honestly don’t know apakah yang gue liat beneran apa atau tidak, apakah karena gue ngantuk atau ada logical explanation lainnya atau mungkin itu cahaya karena silau. Padahal selama ini gue juga rada skeptik dan menanggapi dengan ketawa ringan kalau ada cerita-cerita seperti ini, apalagi punya pengalaman tinggal di negara yang mayoritas attitude terhadap hal begini negatif dan menganggap konyol. You won’t understand until it happens to you. Until you get that weird feeling that there’s another presence near you and you just… see.

One thought on “Tentang Melihat Hantu

  1. santai saja mon, asalkan kita ngk ganggu dia, dianya juga pasti ndk kan gangguin kita,,, hantu emank ada dimana mana..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s